WONOSARI- Dinas, Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul melalui Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal (PAUDPNF) menyelenggarakan kegiatan Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyelenggaraan PAUD HI Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat Handayani dan Ruang Rapat Sasana Kridha Wiyata Disdikpora Kabupaten Gunungkidul dengan diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari lembaga-lembaga PAUD yang terdiri dari lembaga TK, SPS, KB, dan TPA yang sudah ter akreditasi. Kegiatan yang diselenggarakan mulai tanggal 18 Agustus 2021 sampai dengan 21 Agustus 2021 bertujuan untuk melaksanakan PAUD Holistik Integratif (HI) pada lembaga – lembaga PAUD dari 100 peserta tersebut.
Dalam wawancara yang dilakukan di ruang kerjanya Nani Asyfiah, S.Sos, M.Si. selaku Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal menyampaikan bahwa peserta yang mengikuti bimtek nantinya dapat melaksanakan layanan PAUD HI.
“PAUD HI, Pnya bukan hanya Pendidikan Anak Usia Dini melaikan P di sisni adalah Pengembangan Anak Usia Dini, jadi PAUD yang melaksanakan PAUD HI adalah satuan PAUD yang mampu melayani Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif”. Kata Nani, Jum’at (20/08).
Beliau juga menyampaikan bahwa lembaga yang melaksanakan PAUD HI merupakan satuan PAUD yang mampu melaksanakan perlindungan, kesehatan, Pendidikan, dan perlindungan sosial serta kebutuhan sosial lainya.
Nani Asyfiah, S.Sos, M.Si. menjelaskan bahwa dari 100 peserta tersebut sebagai wakil dari lembaga masing-masing yang akan mendapatkan 36 jam pelajaran dari 10 modul yang dipegang oleh 10 fasilitator.
“fasilitator atau narasumber berasal dari Derektorat Pembinaan PAUD untuk menjadi fasilitator pelaksanaan bimtek ini”. Jelas Nani.
Halo #sobatpendidikangunungkidul ini adalah Logo Hari Jadi ke-194 Kabupaten Gunungkidul yang merupakan karya Saudara Blasius Yudhatama dengan mengusung tema
Yuk membaca di perpustakaan, banyak koleksi buki baru lho.Kita tunggu kedatanganmu
GUNUNGKIDUL - Sebanyak 800 siswa Sekolah Dasar di Gunungkidul menerima Beasiswa Gunungkidul Cerdas dengan besaran per tahun sejumlah Rp. 500 ribu
SDN GROGOL IV melaksanakan Tryout Sekolah Tahap 2 pada Senin, 20 Februari 2023 - Rabu, 22 Februari 2023, dengan jadwal sebagai
Kompetisi Matematika Suprarasional 24 Peserta didik kelas 4 sampai 6, SDN Grogol IV Karangmojo, mengikuti Uji Soal Kompetisi 18 yang dulu dikenal bernama Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR). Kegiatan ini dilaksanakan secara offline pertama sejak setelah pendemi Covid Sebelum pelaksanaan uji ini, seluruh peserta didik mendapatkan informasi melalui edaran di masing – masing whatsapp group kelas.Apapun hasil yang menambah banyak pengalaman. Terimakasih atas kerjasamanya parenting dengan guru pendamping yang setia menemani anak selama kompetisi ini dilaksanakan.  
Kompetisi Monthly Woodball pada hari Minggu, 19 Februari 2023 diperoleh kejuaraan:Juara 1 Tim Stroke Putri1. Annastasya Putri Khodijah2. Mutiara
Ketahui Manfaat Anak Bawa Bekal Ke SekolahNah, selain lebih hemat, berikut ini manfaat kesehatan jika anak bawa bekal ke sekolah perlu orang tua ketahui: 1. Pilihan Makanan Lebih Sehat Ketika menyiapkan bekal makan siang anak, tentu ibu dapat mengontrol dan anak mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan tubuhnya. Jika anak juga perlu camilan, maka ibu bisa memilihkan camilan sehat seperti kacang kering, atau sereal sehat. 2. Menciptakan Kebiasaan Sehat untuk Jangka Panjang Dengan anak membawa bekal ke sekolah, ia akan Selain itu, anak akan memiliki kebiasaan makan yang sehat seiring bertambahnya usia. Jika anak mulai belajar membuat dan mengemas mempelajari suatu keterampilan baru. Nah, hal ini merupakan kebiasaan yang baik untuk dirinya. Saat dewasa nanti pun ia akan membuat mengonsumsi makanan dan gaya hidup lainnya. 3. Mengajarkan Tanggung Jawab Dengan memberi anak bekal makanan ke sekolah, orang tua tanggung jawab. Tidak sedikit orang tua yang kesulitan untuk mengatur makan siang anak sesuai dengan jadwalnya.Dengan membawakan bekal, anak dari rumah harus di makan saat jam makan siang. Setidaknya ia mulai bertanggung jawab tentang menjaga kesehatan diri sendiri. Selain belajar menghargai usaha yang orang tua lakukan, untuk menyiapkan bekal makan siangnya. 4. Membangun Kedekatan Emosional dengan Orang Tua Orang menyiapkan bekal makan siang anak dengan penuh cinta, kasih sayang, dan perhatian. Selain mengajarkan tentang pola makan sehat, memberikan bekal siang juga dapat membangun kedekatan emosional, antara anak dan orang tua atau keluarga secara keseluruhan. Seiring pertumbuhannya, anak akan bentuk kasih sayang yang ia terima. Selain itu, kebiasaan ini bisa menjadi kenangan yang baik untuk anak.  
Pengertian Try Out Secara umum, try out diartikan sebagai uji coba. Di mana menurut KBBI uji coba adalah pengujian sesuatu sebelum dipakai atau dilaksanakan. Manfaat Mengikuti Try Out Dikarenakan try out adalah simulasi ujian, maka diharapkan dengan sering mengikuti try berkurang rasa tegangnya saat menghadapi ujian yang sesungguhnya. Membantu persiapan diri agar siap dalam menghadapi ujian yang sesungguhnya.Mengasah kemampuan berbagai jenis soal.Membantu mengetahui kelebihan dan kekurangan diri saat mengerjakan soal.Melatih mengerjakan soal dengan waktu yang telah ditentukan Senin, 13 Februari 2023 - Rabu, 15 Februari 2023 SDN Grogol IV bekerjasama dengan SMP Muhammadiyah 1 Wonosari @smpmutuwonosari  kemampuan diri dan menyiapkan strategi yang tepat untuk mengerjakan soal nantinya. Terimakasih atas kerjasamanya. Semoga bermanfaat bagi kemajuan peserta didik
Bullying membuat rasa dendam dalam hati terus berkembang, sampai nantinya rasa kesal itu akan terbalaskan dan lebih kejam dibandingkan dengan
6 Februari 2023SDN Grogol IV turut berduka atas Gempa dengan magnitudo 7,7 melanda Turki-Suriah pada Senin (6/2
Copyright © 2019 Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Gunungkidul